TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA )

TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA ) -Amalan Wali, Setiap diri pribadi yang terperi pasti akan merindukan sebuah perjuampaan dengan sang Kekasihnya. Dengan menemukan diri untuk menjadikan diri yang sejati dan penghambaan dengan Sang kholik, dibutuhkan sebuah TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA ) untuk menggapainya. Murnikan diri biar terlarut dalam lautan cinta-Nya.

Amalan Wali jangan pernah berkata tidak mungkin. karena sesuatuny adalah mungkin bagi-Nya dan jangan pernah menduakanya.Karena sejatinya kecintaan yang sesungguhny ada pada proses penghambaan kita.Mari temukan diri yang sebenarnya dan bermetamorfosislah menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah.

Info judul yang aktif : TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA )

Artikel yang terkait


TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA )

Tafakur ialah : menghusukan diri kepada sang pencipta (Allah)
Dan yang di maksud 212 ialah : bacalah selalu du kalimah syahadat,dengan di barengi hati ingat kepada yang satu yaitu Allah, maka insa Allah lahir batihin, dunia akherat kita akan selamat.

Dalam bertafakur untuk mendapatkan hati yang tenag dan kekhusuan maka kita harus menutup jalan yang empat dan dzikrullah yaitu : mata, mulut, hidung, telinga, dan dalam nadzom syehuna :

*  Tutup dalan papat ati bisa bening, mata, cangkem, cungur,kuping dikon eling *

untuk itu caranya ada 3 (tiga) :
1.  Cipta   : yaitu mata kita di usahakan supayaselalu melihat dan mencipta pada diri kita sendiri yang sedang bertafakur, jangan melihat pada yang lain. Karena tugas mata di sini untuk mengawasi dzikirnya lidah dan hatijangan sampai berhenti.

2.  Karya   : yaitu bacaan-bacaan wiridan,puji dina yang di baca oleh lidah

3.  Rasa   : Dan ayat yang pertama di turunkan adalah IQra (bacalah) dengan menyebut nama tuhanmuyang menciptakan. Maksudnya jika kita membaca ayat-ayat Allah di barengi hati eling Allah,(cangkem ngucap ati jalan *inget Allah* )

Pegangan hidup manusia adalah hati, maka berhati-hatilah dalam hidup ini jangan sampai hatinya mati, karena orang yang hatinya mati, akan mudah melakukan kesalahan, dosa,maksit, maka pandai-pandailah menjaga hati.

Firman Allah :
وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ (٥٦ 
Artinya :  Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka (beribadah) menyembah-ku ( Qs. Adz-Dzuriyaat : 56 )

*  Ingatlah ! hanya dengan mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang.

Nadzom

Ayu batur di rubah kita pikire, eling Allah kang akeh muji dzikire.
Anak bodo, rabo bodo,anakula bangeteng bodo, nuhun paring iftahlana, kabeh Aurad apalna.



Sekian ulasan TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA ) - dari Amalan Wali kali ini.

Mari blajar bersama untuk menjadi yang lebih baik lagi. Dan jadikan diri ini sebagai diri yang penuh manfaat bagi orang lain. Jangan biarkan syetan dan godaan dunia ini menggelincirkan kita kelak nanati. Dan melalu media TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA ) semoga kita dapat menggambil hikmah dan nilai manfaatnya.Dan ikutilah selalu portal Amalan Wali, jangan lupa untuk komentar dibawahya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TAFAKUR 212 ( DUA, SATU, DUA )"

Posting Komentar